Resiko yang ditimbulkan akibat terlalu Sering Instal Ulang Laptop

Instal ulang adalah suatu proses yang dilakukan untuk memperbaharui Sistem Operasi (Windows, Linux, Dos dll). Ada banyak alasan dan tujuan dilakukannya Instal ulang pada Laptop atau komputer, diantaranya adalah karena adanya serangan virus, file system rusak, atau untuk menginstal aplikasi yang hanya compatible pada system operasi tertentu. Dampak terparah yang ditimbulkan oleh infeksi virus adalah kerusakan pada system operasi sehingga mau tidak mau harus dilakukan install ulang pada laptop yang terinfeksi virus. Terlepas dari segala penyebab yang dapat menimbulkan rusaknya system operasi sehingga terpaksa harus dilakukannya install ulang pada laptop, tentu saja ada resiko yang ditimbulkan jika terlalu sering install ulang laptop.

Saat proses install ulang berlangsung maka akan dilakukan pembaharuan terhadap semua aplikasi pada drive C. Oleh karena itu, sangat tidak dianjurkan menyimpan data pada Drive C, karena hal ini sangat bersesiko terjadinya kehilangan data walaupun sebenarnya anda bisa mengembalikan data yang hilang setelah install ulang menggunakan software recovery. Tujuan install ulang laptop itu beragam dan alasan yang sering membuat orang mau melakukan install ulang laptop adalah :

1. Terjadi Error pada Sistem operasi akibat infeksi virus, malware dll
2. Memperbaharui Sistem Operasi dengan versi terbaru
3. Mempercepat Proses Loading Aplikasi dan system operasi
4. Menghapus file-file yang tidak penting dan terlampau banyak

Resiko yang timbul akibat terlalu sering install ulang laptop

System operasi yang paling banyak digunakan oleh pengguna laptop saat ini adalah Windows. Sistem operasi buatan Microsoft ini cukup mudah dioperasikan baik oleh para user yang telah profesinal maupun pengguna awan seperti saya. Bagi pengguna awam, infeksi virus merupakan hal yang rentan terjadi pada system operasi, karena banyak yang tidak tahu cara menggunakan anti virus sehingga jalan keluar satu-satunya adalah melakukan install ulang system operasi. Namun tahukah anda, bahwa terlalu sering melakuan install ulang dapat menimbulkan efek yang buruk terhadap laptap anda, berikut adalah dampak buruk yang akan ditimbulkan :


Baca Juga :

1. Beresiko Kehilangan Data Penting

Selain digunakan untuk bekerja, laptop juga berfungsi sebagai tempat menyimpan data-data penting. Dengan melakukan Instal ulang laptop, ini bisa mengakibatkan hilangnya data pada drive C jika tidak dibackup terlebih dahulu, dan jika saat melakukan install ulang salah memilih partisi yang akan diformat maka hal ini juga akan menjadi penyebab hilangnya data-data penting anda.

2. Hard Disk Cepat Rusak

Hard disk merupakan perangkat komputer yang berfungsi utuk menyimpan data maupun aplikasi komputer. Apabila saat melakukan install ulang laptop tidak sesuai dengan standart prosedur, maka hal ini akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada hard disk.

3. Dapat Mengurangi Daya Baterai

Laptop yang terlalu sering diinstal ulang bisa mengurangi daya baterai laptop itu sendiri, fakta statistik menunjukkan bahwa setiap kali melakukan instal ulang laptop dapat mengurangi daya baterai hingga 4 sampai  5%

4. Merusak Hardware Secara Perlahan

Memang tidak ada batas maksimal untuk install ulang laptop, namun perlu anda perhatikan jika sering install ulang laptop akan membawa dampak pada hardware laptop itu sendiri meskipun efeknya terbilang lama, karena secara tidak langsung setiap kali melakukan install ulang akan membuat komponen laptop bekerja lebih ekstra sehingga akan membuat kompon-komponen tersebut akan rusak secara perlahan.